PERAMPOKAN DENGAN PISAU TERJADI DI TOKO BERAS RUKO SENTRALAND GRESIK, PELAKU DIAKUI KENAL KORBAN DAN MOTIF EKONOMI

Ungkap kasus hukum

Desa Randegansari, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik – Sebuah aksi perampokan mengkhawatirkan terjadi di sebuah toko beras yang berlokasi di kawasan Ruko Sentraland, Desa Randegansari, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik pada malam hari Sabtu (17/1). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB tersebut melibatkan seorang pelaku yang datang dengan dalih membeli barang, sebelum akhirnya melakukan tindakan keji dengan menggunakan senjata tajam.

Pelaku yang diidentifikasi sebagai Sendhi Kurniawan (36 tahun), bertempat tinggal asal Denpasar, datang ke toko milik korban Sahara Heksa (54 tahun) ketika pihak toko tengah mempersiapkan penutupan. Menurut keterangan yang diberikan Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram pada hari Minggu (18/1), korban sempat meminta pelaku untuk datang kembali keesokan harinya mengingat toko akan segera ditutup.

“Sekitar pukul 19.00 WIB korban hendak menutup tokonya. Tiba-tiba pelaku Sendhi Kurniawan, 36 tahun asal Denpasar, datang dengan dalih mau membeli beras. Oleh korban, pelaku diminta datang besok karena toko mau tutup, akan tetapi pelaku beralasan mau keluar kota besoknya,” jelas Kompol Musihram dalam keterangannya.

Setelah memberikan alasan tersebut, korban kemudian memutuskan untuk mempersilakan pelaku masuk ke dalam toko. Namun, situasi yang awalnya tampak biasa berubah menjadi sangat mencekam dalam sekejap. Saat korban berjalan masuk ke dalam untuk mengambil beras yang diminta, pelaku tanpa diduga langsung mengalungkan pisau ke leher korban, mengancamnya untuk menyerahkan barang berharga atau uang kas yang ada di toko.

“Pada saat korban berjalan masuk, pelaku langsung mengalungkan pisau ke leher korban,” tambah Kapolsek yang mengkonfirmasi detail peristiwa tersebut.

Berkat teriakan meminta tolong yang dikeluarkan oleh korban, warga sekitar yang berada di kawasan Ruko Sentraland segera merespon dan datang ke lokasi kejadian. Dengan kerja sama antara beberapa warga yang ada di sekitar, pelaku berhasil dihentikan dan diamankan sebelum bisa melarikan diri dari lokasi perampokan. Korban yang mengalami luka sayat di bagian leher berhasil selamat dan telah mendapatkan penanganan medis yang diperlukan.

Dalam penyelidikan awal yang dilakukan oleh pihak kepolisian, ditemukan bahwa motif utama pelaku melakukan tindakan perampokan adalah karena masalah ekonomi. Pelaku mengaku bahwa hasil perampokan yang direncanakan akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lebih lanjut, pihak kepolisian juga mengungkapkan bahwa pelaku dan korban saling mengenal sebelumnya, meskipun tidak dijelaskan secara rinci mengenai hubungan antara keduanya.

“Motifnya persoalan ekonomi. Rencananya dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pelaku dan korban saling kenal,” pungkas Musihram.

Saat ini, pelaku Sendhi Kurniawan telah berada dalam penahanan di Polsek Driyorejo dan akan menjalani proses hukum lebih lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Pihak kepolisian juga akan melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap seluruh rincian peristiwa dan memastikan bahwa proses hukum berjalan dengan adil serta sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!