
JAKARTA – Kepala Badan Pembinaan Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Tentara Nasional Indonesia (Kababinkum HAM TNI), Laksda TNI Farid Ma’ruf, S.H., M.H., didampingi sejumlah Kepala Bidang di lingkungan Babinkum HAM TNI, melaksanakan kunjungan silaturahmi (courtesy call) ke Kepala Pengadilan Militer Utama (Kadilmiltama), Laksda TNI Ismu Edy Aryanto, S.H., M.H., pada hari Senin (12/1/2026) di Markas Pengadilan Militer Utama, Pulogebang, Jakarta Timur. Kedatangan rombongan Babinkum HAM TNI disambut langsung oleh Kadilmiltama beserta Wakil Kepala Pengadilan Militer Utama (Wakadilmiltama) dan jajaran staf Pengadilan Militer Utama Jakarta.
Kunjungan yang dilaksanakan pada pagi hari ini bertujuan untuk mempererat hubungan kerja dan kebersamaan antar lembaga di lingkungan TNI, sekaligus memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan penegakan hukum militer yang profesional dan berkeadilan. Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut, kedua pihak melakukan pertukaran pandangan mendalam terkait dinamika situasi wilayah serta perkembangan penanganan perkara hukum militer di era saat ini.
Laksda TNI Farid Ma’ruf dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama yang erat antara Babinkum HAM TNI dan Pengadilan Militer Utama memiliki peran krusial dalam menjamin kelancaran sistem hukum militer. “Kita memiliki tujuan yang sama, yaitu menciptakan sistem hukum militer yang tidak hanya profesional dan transparan, tetapi juga berkeadilan serta menjunjung tinggi nilai-nilai HAM. Untuk itu, sinergi yang kuat antara Atasan yang Berhak Menghukum (Ankum) dan Perwira Penyerah Perkara (Papera) menjadi sangat penting dalam setiap tahapan penanganan perkara,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dengan perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat terhadap akuntabilitas institusi, kedua lembaga perlu terus meningkatkan koordinasi agar setiap proses hukum militer dapat berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. “Babinkum HAM TNI selalu berkomitmen untuk memberikan dukungan dalam pembinaan hukum dan pemahaman HAM kepada seluruh anggota TNI, sehingga setiap tindakan yang diambil tetap berada dalam koridor hukum dan menghormati hak-hak setiap individu,” jelas Kababinkum HAM TNI.
Menanggapi hal tersebut, Kadilmiltama Laksda TNI Ismu Edy Aryanto menyampaikan apresiasi atas kunjungan yang dilakukan oleh rombongan Babinkum HAM TNI. Menurutnya, kerja sama antara kedua lembaga telah memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kualitas penegakan hukum militer di Indonesia. “Pengadilan Militer Utama sebagai lembaga yang menangani perkara hukum militer memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap putusan yang dikeluarkan adil dan berdasarkan pada hukum yang berlaku. Dukungan dari Babinkum HAM TNI dalam hal pembinaan dan penyebarluasan pemahaman hukum serta HAM sangat berarti bagi kami,” ucapnya.
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut, kedua pihak juga membahas beberapa poin penting terkait optimalisasi kerja sama, antara lain penyempurnaan prosedur penanganan perkara hukum militer, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang hukum militer, serta langkah-langkah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses hukum. Selain itu, juga dibahas terkait upaya pencegahan pelanggaran hukum dan HAM di lingkungan TNI melalui program pembinaan dan edukasi yang berkelanjutan.
Turut hadir mendampingi Kadilmiltama dalam kunjungan ini adalah Brigjen TNI Farida Faisal, S.H., M.H. (Wakadilmiltama), Marsma TNI Evi Zuraidah, S.H., M.H. (Anggota Pengurus Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Pengadilan Militer Utama/Angpok Kimiltama), Laksma TNI Tuti Kiptiani, S.H., M.H. (Angpok Kimiltama), Brigjen TNI Dr. Esron Sinambela, S.H., M.H. (Angpok Kimiltama), serta Brigjen TNI Ida Yanti, S.H., M.H. (Panitera Pengadilan Militer Utama).
Sementara itu, rombongan dari Babinkum HAM TNI yang mengikuti kunjungan terdiri dari Kepala Bidang Pembinaan Hukum dan Pembinaan HAM (Kabid Badkumpid), Kepala Bidang Hukum Tata Usaha Negara dan Hukum Perdata (Kabid Gakkum), serta Kepala Bidang Persidangan dan Eksekusi (Kabid Pers) Babinkum HAM TNI. Setiap kepala bidang juga memiliki kesempatan untuk menyampaikan laporan terkait bidang tugasnya serta mendiskusikan poin-poin kerja sama yang dapat diperkuat ke depannya.
Pada akhir pertemuan, kedua pihak menyepakati untuk terus menjaga komunikasi yang intensif dan melakukan koordinasi berkala guna mengevaluasi serta meningkatkan kualitas kerja sama. Kunjungan courtesy call ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi lembaga-lembaga lain di lingkungan TNI untuk terus mempererat hubungan kelembagaan dan bekerja sama guna mencapai tujuan bersama dalam membangun TNI yang profesional, terhormat, dan bertanggung jawab.
“Kunjungan ini merupakan wujud nyata dari komitmen bersama antara Babinkum HAM TNI dan Pengadilan Militer Utama dalam memperkuat sistem hukum militer yang tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga sejalan dengan prinsip-prinsip hukum internasional dan hak asasi manusia. Kita akan terus berupaya untuk menjadikan hukum militer sebagai salah satu pilar penting dalam membangun kekuatan dan profesionalisme TNI,” pungkas Laksda TNI Farid Ma’ruf pada akhir kunjungan.
Setelah acara berlangsung, rombongan Babinkum HAM TNI juga mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung beberapa fasilitas di lingkungan Pengadilan Militer Utama, termasuk ruang sidang dan unit pendukung lainnya, sebagai bentuk untuk memahami lebih dalam proses kerja di lembaga tersebut.
(red)
