
Jakarta, Kamis, 18 Desember 2025 | 23.00 WIB – Jalesveva Jayamahe! Bukan hanya gagah di lautan, TNI AL harus unggul di daratan, bahkan di hati keluarga! Asops Kasal, Laksda TNI Yayan Sofiyan, S.T., M.Si., CHRMP, M.Tr.Opsla, terobos paradigma “hard power” dengan “heart power”! Lewat “The Art of Life”, ia sentuh keluarga besar Sopsal, perkuat mental prajurit, siapkan armada hadapi perang generasi Z!
Laksda Yayan bukan sekadar beri ceramah, tapi bangun ekosistem “well-being” di Mabesal! Ia sadar, prajurit yang bahagia & keluarga harmonis, adalah fondasi utama kekuatan TNI AL!
“Perang masa depan bukan hanya soal rudal & kapal selam, tapi soal mental & ketahanan keluarga! Prajurit yang galau di rumah, takkan fokus jaga laut!” tegas Laksda Yayan.
“The Art of Life” Laksda Yayan bukan sekadar teori, tapi aksi nyata:
“Sopsal Family Support Center”: Layanan konseling gratis & rahasia bagi keluarga prajurit! Psikolog & ahli keluarga siap bantu atasi masalah!

“Jalasenastri Creative Hub”: Wadah bagi istri prajurit kembangkan potensi & bisnis! Pelatihan entrepreneurship, digital marketing, & akses modal!
“Kids Zone Sopsal”: Fasilitas penitipan anak & daycare berkualitas! Prajurit tenang bertugas, anak terawat & terdidik!
“Sopsal Spiritual Camp”: Kegiatan keagamaan & retreat untuk perkuat iman & mental prajurit! Hadapi stres & trauma dengan ketenangan!
“Sopsal Harmony Award”: Penghargaan bagi keluarga prajurit teladan! Motivasi keluarga lain untuk hidup harmonis & sejahtera!
Laksda Yayan bukan hanya sentuh keluarga, tapi perkuat armada! Ia integrasikan “The Art of Life” dalam latihan & pendidikan prajurit!
“Mindfulness Training”: Latih prajurit fokus & kendalikan emosi di medan perang! Tingkatkan kemampuan ambil keputusan cepat & tepat!
“Team Building Games”: Perkuat soliditas & kerjasama tim! Prajurit saling percaya & saling dukung!”Leadership Coaching”: Lahirkan pemimpin berkarakter & berintegritas! Prajurit siap pimpin & jadi teladan! “Leadership Coaching”: Lahirkan pemimpin berkarakter & berintegritas! Prajurit siap pimpin & jadi teladan!
Laksda Yayan sadar, perang generasi Z butuh prajurit yang adaptif, kreatif, & berempati! “The Art of Life” adalah kunci!
“Prajurit masa depan bukan hanya jago tembak, tapi jago komunikasi, negosiasi, kolaborasi! Mereka harus mampu rebut hati & pikiran musuh!” tegas Laksda Yayan.
“The Art of Life” Laksda Yayan bukan sekadar program internal, tapi investasi masa depan TNI AL! Dari keluarga harmonis, lahir prajurit tangguh! Dari mental baja, lahir armada disegani! Jalesveva Jayamahe!
(red)
