
Jakarta – Pelepasan Satuan Tugas Tenaga Kesehatan (Satgas Nakes) TNI Gelombang V ke Gaza oleh Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto di Jakarta (15/12) bukan sekadar pengiriman bantuan medis. Lebih dari itu, ini adalah manifestasi nyata dari diplomasi kemanusiaan Indonesia yang proaktif, serta implementasi visi strategis Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam memperkuat peran Indonesia di kancah internasional.
Satgas yang beranggotakan 25 personel TNI ini akan bertugas selama empat bulan, memberikan layanan kesehatan di fasilitas medis yang didukung oleh Uni Emirat Arab (UAE). Kolaborasi ini bukan insidental, melainkan buah dari hubungan erat dan saling percaya antara Indonesia dan UAE, yang diprakarsai oleh Prabowo Subianto saat menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
“Inisiatif ini menunjukkan bahwa diplomasi pertahanan dapat menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antar negara dan memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi krisis kemanusiaan,” ujar Wamenhan Donny Ermawan Taufanto.
Kerjasama dengan UAE ini memungkinkan Indonesia untuk secara efektif menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Alih-alih membangun fasilitas medis dari nol, Indonesia memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada dan didukung oleh UAE. Ini adalah pendekatan yang cerdas dan efisien, memaksimalkan dampak positif bagi masyarakat Gaza.
Kehadiran Satgas Nakes TNI di Gaza juga memiliki dimensi strategis. Ini adalah cara Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah. Dengan mengirimkan tim medis, Indonesia mengirimkan pesan bahwa Indonesia peduli dan siap berkontribusi dalam upaya mengatasi krisis kemanusiaan.

Wamenhan Donny Ermawan Taufanto menekankan bahwa penugasan ini bukan hanya tentang memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga tentang membangun citra positif Indonesia di mata dunia. Ia meminta agar seluruh anggota Satgas Nakes TNI menjaga profesionalisme, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
“Jadilah duta bangsa yang membawa pesan perdamaian dan persahabatan. Tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang peduli dan siap membantu sesama,” pesan Wamenhan.
Pengiriman Satgas Nakes TNI ke Gaza adalah contoh konkret bagaimana diplomasi pertahanan dan bantuan kemanusiaan dapat bersinergi untuk mencapai tujuan strategis. Ini adalah langkah penting dalam memperkuat peran Indonesia sebagai pemain kunci dalam percaturan global dan mempromosikan perdamaian dan stabilitas di dunia.
Dengan terus menjalin kerjasama strategis dengan negara-negara sahabat dan berkontribusi aktif dalam misi kemanusiaan internasional, Indonesia dapat memperkuat posisinya sebagai negara yang disegani dan dihormati di dunia. Satgas Nakes TNI ke Gaza adalah simbol komitmen Indonesia untuk mewujudkan dunia yang lebih adil, damai, dan sejahtera.
(red)
