Kapolrestabes Surabaya Ungkap Fakta Mengejutkan: 80% Motor Curian Lari ke Madura

Nasional

Surabaya, 25 November 2025 – Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan, mengungkapkan fakta mengejutkan terkait kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayahnya. Dalam Forum Grup Discussion Wawasan Series Suara Surabaya, ia menyatakan bahwa sebagian besar motor hasil curian dilarikan ke Pulau Madura.

Berdasarkan data kepolisian sepanjang tahun 2025, sebanyak 80,4% motor curian mengarah atau dilarikan ke Pulau Madura. “Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku yang kami tangkap, kami lakukan screening tujuan mereka ke mana saja. Data yang kami dapat menunjukkan bahwa 80,4% motor curian dari awal 2025 hingga saat ini mengarah ke Madura,” ujar Kombes Pol. Luthfie.

Selain Pulau Madura, wilayah seperti Kabupaten Gresik, Pasuruan, hingga kawasan Tapal Kuda juga menjadi tujuan pelarian sepeda motor hasil curian, meskipun persentasenya tidak terlalu besar.

Polrestabes Surabaya terus berupaya menindak tegas para pelaku curanmor. Kombes Pol. Luthfie menjelaskan bahwa Tim Reskrim Polrestabes Surabaya rata-rata dapat menangkap 10 pelaku curanmor dalam satu minggu. “Kami terus melakukan penegakan hukum. Dalam satu minggu, rata-rata kami menangkap 10 pelaku curanmor,” tegasnya.

Sepanjang Juni 2025, Polrestabes Surabaya telah berhasil mengungkap 251 kasus curanmor dan meringkus 226 tersangka. “Data terkini pengungkapan curanmor sangat fantastis. Hingga hari ini, kami telah mengungkap 251 kasus curanmor dan mengamankan 226 pelaku,” ungkap Kombes Pol. Luthfie.

Pernyataan Kapolrestabes Surabaya ini tentu menjadi perhatian serius bagi masyarakat Surabaya dan Madura. Pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah perbatasan serta melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian di Madura untuk menekan angka curanmor. Masyarakat juga diimbau untuk selalu waspada dan meningkatkan keamanan kendaraan masing-masing.

(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!