
Cipatat, Jawa Barat – Di balik rindangnya pepohonan dan gemuruh latihan, Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklat TNI AD merayakan hari jadinya yang ke-28. Bukan sekadar angka, usia ini menjadi saksi bisu transformasi dan dedikasi Puslatpur dalam menempa prajurit-prajurit tangguh. Tema “Widya Daya Yudha” bukan hanya slogan, melainkan ruh yang menggerakkan setiap langkah dan inovasi di pusat latihan ini.
Peringatan HUT ke-28 kali ini terasa istimewa. Di tengah kesibukan latihan, seluruh keluarga besar Puslatpur Kodiklat TNI AD menyempatkan diri untuk bersilaturahmi, berbagi cerita, dan mengenang perjalanan panjang yang telah dilalui. Acara syukuran yang sederhana namun penuh makna ini dihadiri oleh para sesepuh, purnawirawan, serta seluruh personel Puslatpur Kodiklat TNI AD.
Brigjen TNI Polsan Situmorang, S.E., M.KP., M.Phil., Komandan Puslatpur Kodiklat TNI AD, dalam sambutannya mengajak seluruh personel untuk merenungkan makna “Widya Daya Yudha”. Menurutnya, “Widya” berarti ilmu pengetahuan, “Daya” berarti kemampuan, dan “Yudha” berarti pertempuran. Ketiganya harus menyatu dalam diri setiap prajurit agar mampu menghadapi tantangan di medan tugas.
“Kita tidak hanya melatih fisik dan taktik, tetapi juga membekali prajurit dengan ilmu pengetahuan dan teknologi terkini. Kita harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman agar tidak tertinggal dari musuh,” tegas Brigjen TNI Polsan Situmorang.
Puslatpur Kodiklat TNI AD terus berbenah diri. Fasilitas latihan ditingkatkan, metode latihan dimodernisasi, dan kurikulum latihan disesuaikan dengan kebutuhan operasional. Puslatpur Kodiklat TNI AD juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk meningkatkan kualitas latihan dan kemampuan tempur prajurit.
Salah satu inovasi terbaru adalah penggunaan simulator pertempuran. Dengan simulator ini, prajurit dapat berlatih dalam berbagai skenario pertempuran tanpa harus terjun langsung ke lapangan. Hal ini tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga mengurangi risiko kecelakaan.
“Simulator ini sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan dan koordinasi tim. Prajurit dapat berlatih dalam kondisi yang sangat realistis, sehingga mereka lebih siap menghadapi situasi yang sebenarnya,” jelas salah seorang instruktur Puslatpur Kodiklat TNI AD.
Di usia yang ke-28, Puslatpur Kodiklat TNI AD semakin matang dan profesional. Dengan semangat “Widya Daya Yudha”, Puslatpur Kodiklat TNI AD berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam mencetak prajurit-prajurit TNI AD yang tangguh, cerdas, dan berani.
(red)
